Lindungi Padi dari Serangan Hama dan Penyakit, BRMP Padi Dorong Edukasi Pengendalian Terpadu
Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Padi (BRMP Padi) kembali menyelenggarakan webinar yang bertajuk “Pengendalian Penyakit dan Hama Utama pada Tanaman Padi”, Kamis (31/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BRMP Padi dalam memberikan edukasi teknis kepada petani, penyuluh, dan pelaku usaha pertanian dalam menghadapi tantangan produksi padi di lapangan.
Acara dibuka oleh Kepala BRMP Padi, Muhammad Thamrin, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa tantangan utama dalam produksi padi tidak hanya berasal dari aspek teknis budidaya, tetapi juga dari serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang berdampak signifikan terhadap hasil panen. Ia menekankan pentingnya pemahaman yang tepat mengenai jenis penyakit dan hama utama serta penerapan pengendalian yang terpadu dan ramah lingkungan untuk menjaga produktivitas lahan.
Webinar ini diikuti oleh 500 peserta yang terdiri dari petani, penyuluh pertanian, petugas teknis lapangan, hingga pelaku usaha pertanian dari berbagai wilayah Indonesia. Melalui kegiatan ini, BRMP Padi mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertanian dalam menghadapi dinamika serangan OPT yang semakin kompleks, terutama di tengah perubahan iklim yang memengaruhi pola sebaran hama dan penyakit.
Materi pertama membahas tentang penyakit penting pada tanaman padi seperti blas dan hawar daun bakteri. Pemaparan difokuskan pada gejala serangan, faktor penyebab, serta upaya pencegahan dan pengendalian yang efektif di tingkat petani. Selain pendekatan kimiawi, peserta juga dikenalkan pada penggunaan agens hayati serta teknologi monitoring OPT sebagai bagian dari sistem pengendalian hama terpadu (PHT).
Materi berikutnya mengulas tentang karakteristik dan teknik pengendalian hama seperti wereng batang cokelat dan penggerek batang padi, yang merupakan ancaman utama pada fase vegetatif dan generatif tanaman. Strategi pengendalian yang dibahas mencakup pemilihan varietas tahan, rotasi tanaman, dan pengaturan waktu tanam yang tepat.
Melalui webinar ini, BRMP Padi berharap para peserta dapat menerapkan langkah-langkah pengendalian OPT secara lebih tepat guna, sekaligus mendorong adopsi teknologi perlindungan tanaman yang mendukung pertanian berkelanjutan. Ke depan, BRMP Padi akan terus menghadirkan ruang belajar interaktif dan berbasis kebutuhan lapangan untuk memperkuat sistem produksi padi nasional.